Senin, 24 Februari 2014

sedikit meluruskan tentang persembahan dan atau benih iman..

Apa tujuan kita memberikan persembahan?? Benih Iman??

supaya diberkati?? supaya dianggap peduli dengan pelayanan?? formalitas?? supaya dilihat berjasa??? supaya dilihat mampu memberi?? karena disuruh?? karena kerinduan hati kita?? karena ingin menyatakan kasih kita kepada Allah??

Firman Tuhan menuliskan :

Matius 6:1-4
6:1 "Ingatlah, jangan kamu melakukan kewajiban agamamu di hadapan orang supaya dilihat mereka, karena jika demikian, kamu tidak beroleh upah dari Bapamu yang di sorga.
6:2 Jadi apabila engkau memberi sedekah, janganlah engkau mencanangkan hal itu, seperti yang dilakukan orang munafik di rumah-rumah ibadat dan di lorong-lorong, supaya mereka dipuji orang. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya mereka sudah mendapat upahnya.
6:3 Tetapi jika engkau memberi sedekah, janganlah diketahui tangan kirimu apa yang diperbuat tangan kananmu.
6:4 Hendaklah sedekahmu itu diberikan dengan tersembunyi, maka Bapamu yang melihat yang tersembunyi akan membalasnya kepadamu."

Lalu darimana motivasi yg salah dalam memberi itu muncul..

"Kuatir"

kuatir g bisa mencukupi kebutuhan pribadi jika memberi, Kuatir dianggap pelit klo g memberi, kuatir dianggap kurang rohani, kuatir karena ini..., kuatir karena itu... bla...bla...bla...

Hal tersebut yg membelokkan motivasi saudara dalam menabur... dan yang namanya kuatir itu adalah DOSA !!!, karena jika saudara kuatir tentang kebutuhan saudara, maka bisa jadi saudara juga kuatir tentang keselamatan saudara.. apakah itu tidak berbahaya.. karena saat seseorang merasa kuatir maka ia kehilangan IMAN percaya kepada Tuhan Yesus dan damai sejahtera.

Ubah sudut pandang saudara sesuai dengan Firman Tuhan.

Matius 6 :19-24
6:19 "Janganlah kamu mengumpulkan harta di bumi; di bumi ngengat dan karat merusakkannya dan pencuri membongkar serta mencurinya.
6:20 Tetapi kumpulkanlah bagimu harta di sorga; di sorga ngengat dan karat tidak merusakkannya dan pencuri tidak membongkar serta mencurinya.
6:21 Karena di mana hartamu berada, di situ juga hatimu berada.
6:22 Mata adalah pelita tubuh. Jika matamu baik, teranglah seluruh tubuhmu;
6:23 jika matamu jahat, gelaplah seluruh tubuhmu. Jadi jika terang yang ada padamu gelap, betapa gelapnya kegelapan itu.
6:24 Tak seorangpun dapat mengabdi kepada dua tuan. Karena jika demikian, ia akan membenci yang seorang dan mengasihi yang lain, atau ia akan setia kepada yang seorang dan tidak mengindahkan yang lain. Kamu tidak dapat mengabdi kepada Allah dan kepada Mamon."

Jadi jika cara pandang seseorang tentang memberi dan harta masih sama dengan orang yg tidak tinggal di dalam Tuhan- (Karena di mana hartamu berada, di situ juga hatimu berada. Mata adalah pelita tubuh. Jika matamu baik, teranglah seluruh tubuhmu; jika matamu jahat, gelaplah seluruh tubuhmu. Jadi jika terang yang ada padamu gelap, betapa gelapnya kegelapan itu.) -betapa gelap hidup orang itu,..

Hilangkan rasa kuatir yg membelokkan motivasi dan tujuan pelayanan kita..

Firman Tuhan mengatakan :

Matius 6:25-27
6:25 "Karena itu Aku berkata kepadamu: Janganlah kuatir akan hidupmu, akan apa yang hendak kamu makan atau minum, dan janganlah kuatir pula akan tubuhmu, akan apa yang hendak kamu pakai. Bukankah hidup itu lebih penting dari pada makanan dan tubuh itu lebih penting dari pada pakaian?

6:27 Siapakah di antara kamu yang karena kekuatirannya dapat menambahkan sehasta saja pada jalan hidupnya?

sekali lagi Firman Tuhan Katakan:

Matius 6 : 31 - 33
6:31 Sebab itu janganlah kamu kuatir dan berkata: Apakah yang akan kami makan? Apakah yang akan kami minum? Apakah yang akan kami pakai?
6:32 Semua itu dicari bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah. Akan tetapi Bapamu yang di sorga tahu, bahwa kamu memerlukan semuanya itu.
6:33 Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu.

Hilangkan kekuatiran dalam diri Saudara, supaya motivasi kita benar dihadapan Tuhan dalam melayani dan memberi. supaya jangan sampai iblis menyesatkan kita...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar